malam minggu yang melelahkan : 7 jam berburu hotel
sore itu, bersama seorang rekan kantor, Ag, aku menemani tamu, Bapak J bersama gadis kecilnya Novia, untuk mencari hotel. Beliau berniat bermalam di jogja sebelum melanjutkan bepergian ke solo.
jam 7 malam, cabut dari bandara. langsung menuju kawasan malioboro. cari hotel yang deket2 malioboro supaya asik bisa jalan-jalan sekalian.
o'o.. jogja malam ini macet sekali. baru inget kalo sekarang lagi musim liburan sekolah dan juga musim mahasiswa baru. welehhh... sepertinya kesusahan akan melanda kami malam ini.
karena kawasan malioboro udah gak mungkin dijelajah, akhirnya menuju kawasan prawirotaman yang penuh dengan hotel dan penginapan. dalam perjalanan, si kecil novia sempat menodong aku satu pertanyaan lucu. waktu itu, ada mobil pick up yang isinya ayam (masih hidup). banyakkkkk banget. mungkin sekitar 100 ekor ayam.
"tante, kenapa kok kepala ayam musti dipotong?" tanya novia sambil menunjuk ke arah mobil ayam tersebut.
... wah musti jawab apa ya?. kalo aku bilang "supaya ayamnya lekas mati.." sepertinya itu bukan jawaban yang bagus. kok terkesan menakutkan ya...
ehm, bingung juga mo jawab apa. akhirnya aku katakan "iya dong, kalo yang dipotong kakinya aja, ntar ayamnya gak mati.." sambil mengajak novia bercanda supaya dia ngerti itu jawaban yang asal-asalan.
hehehe, jawaban macam apa ini???? keluhku dalam hati.
kuakui sekarang, ternyata sulit juga ya menjawab pertanyaan anak-anak. karena kan kita harus mencari jawaban yang sesuai dengan kemampuan usia dia untuk mencerna.
sudah hampir jam 9 malam, kawasan prawirotaman ternyata full juga. dari mulai hotel, guest house, sampe wisma dan penginapan yang kumuh juga sempat didatangi. tapi sia-sia... tidak ada kamar yang tersisa. fuihhhhhhhh... capek juga berburu kamar.
akhirnya menelusuri semua kota jogja... melewati janti, demangan baru, gejayan, sampe ke ringroad utara.... sia-sia juga...
aku bahkan sudah menelepon ke 50 an hotel, termasuk hotel berbintang dan juga melati. tapi selalu dijawab "maaf. untuk malam ini, kamar sudah penuh.."
ugghh.. jangan2 mereka kompakan supaya semua pelancong pada bergadang semalaman di jalan, hehehe..
lalu mencari alternatif lain. menuju kaliurang. kan sepanjang jakal banyak penginapan dan villa... kupikir juga pasti dapet lah satu villa yang masih kosong. tapi ternyata perjalanan sia-sia. bahkan kami bener2 sampai ke kaliurang tapi tidak mendapatkan kamar sama sekali. dingin mulai merasuki tubuh. mana ngantuk lagi...
novia sudah terlelap sedari tadi. mataku juga mulai lelah. dan perut keroncongan, belon sempat makan malam, pantes aja otakku selalu mengirimkan sinyal-sinyal pertanda kelaparan. hehe.
sebentar lagi jam 12 malam. kami putuskan untuk balik ke jogja lagi. mo ngapain juga di kaliurang??
jam 1 pagi makan di mc D. ahhh..., fish burger dan pepsi lumayan membuat mataku bersinar lagi. hihihi, dasar tukang makan....
jam 2 pagi telpon ke garuda natour, syukurlah ada tamu yang udah check out, so ada 1 kamar kosong. segera kami menuju ke garuda. hhhhh.... alhamdulillah, ternyata jogja gak tega membiarkan kami ber-empat terlantar sampe subuh....
kuhitung-hitung, ternyata kami menghabiskan waktu selama 7 jam hanya untuk mencari satu kamar kosong....
jam 7 malam, cabut dari bandara. langsung menuju kawasan malioboro. cari hotel yang deket2 malioboro supaya asik bisa jalan-jalan sekalian.
o'o.. jogja malam ini macet sekali. baru inget kalo sekarang lagi musim liburan sekolah dan juga musim mahasiswa baru. welehhh... sepertinya kesusahan akan melanda kami malam ini.
karena kawasan malioboro udah gak mungkin dijelajah, akhirnya menuju kawasan prawirotaman yang penuh dengan hotel dan penginapan. dalam perjalanan, si kecil novia sempat menodong aku satu pertanyaan lucu. waktu itu, ada mobil pick up yang isinya ayam (masih hidup). banyakkkkk banget. mungkin sekitar 100 ekor ayam.
"tante, kenapa kok kepala ayam musti dipotong?" tanya novia sambil menunjuk ke arah mobil ayam tersebut.
... wah musti jawab apa ya?. kalo aku bilang "supaya ayamnya lekas mati.." sepertinya itu bukan jawaban yang bagus. kok terkesan menakutkan ya...
ehm, bingung juga mo jawab apa. akhirnya aku katakan "iya dong, kalo yang dipotong kakinya aja, ntar ayamnya gak mati.." sambil mengajak novia bercanda supaya dia ngerti itu jawaban yang asal-asalan.
hehehe, jawaban macam apa ini???? keluhku dalam hati.
kuakui sekarang, ternyata sulit juga ya menjawab pertanyaan anak-anak. karena kan kita harus mencari jawaban yang sesuai dengan kemampuan usia dia untuk mencerna.
sudah hampir jam 9 malam, kawasan prawirotaman ternyata full juga. dari mulai hotel, guest house, sampe wisma dan penginapan yang kumuh juga sempat didatangi. tapi sia-sia... tidak ada kamar yang tersisa. fuihhhhhhhh... capek juga berburu kamar.
akhirnya menelusuri semua kota jogja... melewati janti, demangan baru, gejayan, sampe ke ringroad utara.... sia-sia juga...
aku bahkan sudah menelepon ke 50 an hotel, termasuk hotel berbintang dan juga melati. tapi selalu dijawab "maaf. untuk malam ini, kamar sudah penuh.."
ugghh.. jangan2 mereka kompakan supaya semua pelancong pada bergadang semalaman di jalan, hehehe..
lalu mencari alternatif lain. menuju kaliurang. kan sepanjang jakal banyak penginapan dan villa... kupikir juga pasti dapet lah satu villa yang masih kosong. tapi ternyata perjalanan sia-sia. bahkan kami bener2 sampai ke kaliurang tapi tidak mendapatkan kamar sama sekali. dingin mulai merasuki tubuh. mana ngantuk lagi...
novia sudah terlelap sedari tadi. mataku juga mulai lelah. dan perut keroncongan, belon sempat makan malam, pantes aja otakku selalu mengirimkan sinyal-sinyal pertanda kelaparan. hehe.
sebentar lagi jam 12 malam. kami putuskan untuk balik ke jogja lagi. mo ngapain juga di kaliurang??
jam 1 pagi makan di mc D. ahhh..., fish burger dan pepsi lumayan membuat mataku bersinar lagi. hihihi, dasar tukang makan....
jam 2 pagi telpon ke garuda natour, syukurlah ada tamu yang udah check out, so ada 1 kamar kosong. segera kami menuju ke garuda. hhhhh.... alhamdulillah, ternyata jogja gak tega membiarkan kami ber-empat terlantar sampe subuh....
kuhitung-hitung, ternyata kami menghabiskan waktu selama 7 jam hanya untuk mencari satu kamar kosong....

<< Home