+++L I E S S U R Y A+++

-- banyak yang berpendapat "menangis itu = cengeng". tapi disaat aku menghadapi banyak masalah, Menangis adalah hal yang paling membuat aku tenang. dan membuat 1/3 beban menjadi lebih ringan. setelah itu, barulah aku bisa berfikir jernih --

Bangka Island
Jogja berHati Nyaman
Palembang City
Email. deesharmoni@gmail.com

Monday, July 04, 2005

sms dari Presiden

waktu pertama kali terima sms, wow.. hebat nih, dapet sms dari Pak Presiden. dengan cekatan jari jempol ku segera memencet keypad utk segera membaca isinya. sambil dalam hati berdoa semoga aku mendapatkan hadiah karena menjadi warga negara yang baik. hahaha... mimpi kali yee...

:( ternyata sms hanya berisikan untuk segera menjauhi narkoba. aahhh kalo soal ini sih aku udah jamin 100% gak akan sudi menyentuhnya. dua kali membaca isi sms kurasa cukup sudah. jari jempolku aktif lagi untuk menekan tombol delete. untuk apa juga disimpan berlama-lama. toh aku gak akan insaf hanya karena sebuah sms jika seandainya aku seorang narkober ato narkobis (apa sih sebutan untuk pemakai narkoba?... kalo pemain piano menjadi pianis, pemain gitar : gitaris, pemain drum : drummer, pemeran akting : aktor/aktris...), tapi sebutan untuk penjual narkoba kok "bandar"?... gak nyambung banget...

lagipula narkoba tidak akan bisa musnah tanpa diiringi perubahan mental dari oknum-oknum aparat yang malah terlibat dan selalu siap "mengamankan" transaksi perdagangan narkoba :p.
dan lagi, bisa dipastikan, untuk pengadaan pengiriman sms tersebut, pastilah uang negara udah "dipelorotin" habis-habisan oleh provider dan orang-orang IT-nya Pak Presiden. untuk server lah, ini lah, itu lah..., biasa lah Indonesia, dari sabang sampe merauke berjajar para korupsi....
tapi semoga aja, sms-sms yang bernada utk mengajak kita menjadi pribadi yang "bersih" tersebut tidak menarik biaya sama sekali dari uang negara.
(Pak Presiden, maafkan rakyatmu ini yang selalu negative thinking..)

tapi kurasa ada ide yang jauh lebih baik. gunakan cara "personal touch". misalnya nih, Pak Presiden bekerjasama dengan operator-operator yang memiliki layanan pascabayar, kartu Halo contohnya. dengan begitu, kita bisa tahu detail setiap pemegang nomer. misalnya nama, usia, alamat, agama, dll.
lalu, dari data itu, dipilihlah pelanggan2 yang akan dikirim sms. semisal pas hari jum'at siang, pelanggan yang agamanya Islam dan gendernya Pria, akan dikirimkan sms "selamat menunaikan ibadah sholat Jum'at"...
atau biar lebih ekstrem ditambahkan kata-kata "..Sholatlah sebelum engkau di sholatkan.." hehehe, sepertinya terlalu kejam ya...
atau juga, pas tanggal 25 desember mengirimkan sms "selamat hari natal" kepada pelanggan yang beragama kristen.

Hal-hal yang sifatnya personal touch jauh lebih bermakna ketimbang sms hanya mengatakan jauhi narkoba. Who Care????....

btw, ini hanya ulasan gak bermakna. lagi iseng gak ada bahan cerita... hehe, jadi deh mengkambing-hitamkan sms dari Presiden yang gak bersalah sama sekali. untungnya Pak Presiden gak pernah iseng mengakses blogspot milik setiap warga negaranya.. :D

-- no comment --
sengaja aku gak memberikan ijin untuk "allow new comments on this post", karena aku yakin gak ada yang setuju dengan ideku. jadi, saat ini aku gak ingin dikritik balik heheheh curang banget ya....