salah kirim sms
sms memang teknologi yang murah meriah. cuma modal 350 perak dan sebuah jari jempol kita bisa menyampaikan isi hati kapan aja dan ke siapa aja (tentunya yang juga punya perangkat telpon utk terima sms :p..). aku juga sering memanfaatkan tools ini, namun sayangnya seringkali juga aku salah mengirim sms. gak tau... penyakit ini belum bisa sembuh juga. kadang maksud hati mengirim sms untuk kakak perempuanku yang nomer 1, tapi yang menerima justru kakakku yang nomer 2. sering bangetttt.
kurasa urusan salah sending ini juga gak dialami aku seorang. salah seorang kenalanku malah pernah berniat kirim sms ke temennya yang isinya menceritakan ketidaksukaan dia terhadap dosen pembimbing skripsinya, ehhh sms malah nyasar ke hape sang dosen. wuihhh.... jelas aja panic mode on. kebayang kan gimana wajahnya disaat meminta maaf dari sang dosen. untunglah sekarang dia udah lulus.. :D
hm, mungkin yang paling enak tuh kalo kita bukan sebagai sendernya tapi sebagai orang yang menerima sms nyasar. aku pernah bertubi-tubi mendapat sms nyasar dari seorang laki2 yang menyatakan cinta. dia pikir aku adalah dewi, cewek yang lagi dia taksir. heheheh, beberapa hari kemudian dia telpon, mungkin karna penasaran gak dapat balesan, waktu telpon kuangkat, dia langsung berkata "wi, aku ini penggemarmu..." wakss... segera kujelaskan bahwa aku bukanlah dewi-nya. akhirnya dia tanya "lho, ini bukan dewi yang di smp 8 ya?" hihihi... ternyata aku bicara dengan anak ingusan yang lagi jatuh cinta...
bicara tentang sms, aku jadi inget temenku yang dijepang. suatu saat dia pernah kirim sms yang isinya juga pake bahasa jepang. bikin bibirku keriting ngebacanya..., karna gak ngerti apa artinya, kubales aja secara asal, kuketik dengan font gede' : I LOVE U TOO..
selang beberapa detik kemudian aku langsung menerima sms balesan yang isinya "woiiii.. aku gak bilang cinta!!!"... hahahaha. kalo ini sih bukan aku salah kirim sms, tapi salah ngetik isi sms... :D
kurasa urusan salah sending ini juga gak dialami aku seorang. salah seorang kenalanku malah pernah berniat kirim sms ke temennya yang isinya menceritakan ketidaksukaan dia terhadap dosen pembimbing skripsinya, ehhh sms malah nyasar ke hape sang dosen. wuihhh.... jelas aja panic mode on. kebayang kan gimana wajahnya disaat meminta maaf dari sang dosen. untunglah sekarang dia udah lulus.. :D
hm, mungkin yang paling enak tuh kalo kita bukan sebagai sendernya tapi sebagai orang yang menerima sms nyasar. aku pernah bertubi-tubi mendapat sms nyasar dari seorang laki2 yang menyatakan cinta. dia pikir aku adalah dewi, cewek yang lagi dia taksir. heheheh, beberapa hari kemudian dia telpon, mungkin karna penasaran gak dapat balesan, waktu telpon kuangkat, dia langsung berkata "wi, aku ini penggemarmu..." wakss... segera kujelaskan bahwa aku bukanlah dewi-nya. akhirnya dia tanya "lho, ini bukan dewi yang di smp 8 ya?" hihihi... ternyata aku bicara dengan anak ingusan yang lagi jatuh cinta...
bicara tentang sms, aku jadi inget temenku yang dijepang. suatu saat dia pernah kirim sms yang isinya juga pake bahasa jepang. bikin bibirku keriting ngebacanya..., karna gak ngerti apa artinya, kubales aja secara asal, kuketik dengan font gede' : I LOVE U TOO..
selang beberapa detik kemudian aku langsung menerima sms balesan yang isinya "woiiii.. aku gak bilang cinta!!!"... hahahaha. kalo ini sih bukan aku salah kirim sms, tapi salah ngetik isi sms... :D
sms yang murah meriah ini memang bisa bikin perasaan kita seneng seketika ato malah sedih seketika. tentu aja berbanding lurus dengan isi sms.
btw, aku jadi kangen ma om rancho yang dulu sering sms pake bahasa belanda, sampe akhirnya aku bela-bela'in beli kamus bahasa belanda biar bisa bales juga :D
om rancho, wer ar yu?

<< Home